Universitas Medan Area (UMA) telah sukses menyelenggarakan sebuah pelatihan yang revolusioner dalam dunia kepemimpinan, yaitu pelatihan neuroleadership yang bertempat di Berastagi Cottage. Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari 20/21 Januari 2024 dan merupakan salah satu upaya UMA untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana otak manusia dapat dioptimalkan untuk mencapai kepemimpinan yang efektif. Acara ini tidak hanya menjadi sukses berkat kebijakan dan komitmen UMA, tetapi juga berkat kontribusi luar biasa dari narasumber utama, Dr. Patisina, seorang ahli neuroleadership yang diakui secara nasional.

Dalam pelatihan neuroleadership yang diselenggarakan oleh UMA, peserta diberikan wawasan mendalam tentang hubungan antara otak dan kepemimpinan. Dr. Patisina, seorang pakar dalam bidang ini, membahas bagaimana fungsi otak mempengaruhi pengambilan keputusan, komunikasi, dan motivasi dalam konteks kepemimpinan. Dengan pendekatan ilmiah yang didukung oleh riset terkini, Dr. Patisina memberikan pemahaman yang tajam tentang bagaimana pemimpin dapat memanfaatkan potensi otak untuk mencapai hasil yang optimal.

Salah satu aspek menarik dari pelatihan ini adalah penggunaan teknik-teknik neuroleadership dalam situasi kehidupan nyata. Peserta diajak untuk memahami dan menerapkan konsep-konsep tersebut dalam konteks organisasi mereka sendiri. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan relevan dengan tantangan sehari-hari yang dihadapi oleh para pemimpin di berbagai sektor.

Selain itu, pelatihan ini juga memberikan wadah untuk berbagi pengalaman antarpeserta. Diskusi dan interaksi antarpeserta menjadi ruang yang berharga untuk pertukaran ide dan best practices. Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan pandangan dari narasumber utama, tetapi juga dari sesama peserta yang mungkin menghadapi situasi serupa dalam lingkungan kerja mereka.

Partisipasi Dr. Patisina sebagai narasumber memberikan dimensi tambahan pada pelatihan ini. Keahlian dan pengalaman beliau di bidang neuroleadership menambahkan nilai signifikan pada acara tersebut. Peserta mendapatkan wawasan yang mendalam dari perspektif seorang ahli, yang memperkaya pemahaman mereka tentang bagaimana otak dan kepemimpinan saling terkait.

Dengan kesuksesan pelatihan neuroleadership ini, UMA telah membuktikan komitmennya untuk memberikan pendidikan berkualitas dan relevan dengan tuntutan zaman. Para peserta meninggalkan pelatihan ini dengan pengetahuan yang lebih baik tentang cara mengoptimalkan fungsi otak dalam konteks kepemimpinan, serta koneksi yang lebih kuat dengan sesama pemimpin dari berbagai latar belakang industri. Melalui kolaborasi seperti ini, UMA membuka pintu bagi pengembangan kepemimpinan yang inovatif dan berdaya saing di era modern.