
Universitas Medan Area (UMA) sukses melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Hilirisasi Riset dan Inovasi Rumpun Ilmu Pangan dan Teknik bersama seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara. Kegiatan ini digelar secara daring melalui Zoom Meeting
Rapat koordinasi ini mengusung semangat penguatan ekosistem riset yang berdampak nyata melalui hilirisasi hasil penelitian yang telah dikembangkan oleh dosen-dosen PTS, khususnya di bidang pangan dan teknik. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UMA sebagai Koordinator Rumpun Ilmu Pangan dan Teknik yang ditunjuk oleh LLDIKTI Wilayah I.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah I, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D, yang memberikan sambutan dan arahan strategis terkait pentingnya sinergi riset antar-PTS dalam menciptakan ekosistem inovasi daerah. Turut hadir dalam kegiatan ini Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., yang menyampaikan komitmen UMA dalam memfasilitasi kolaborasi antar PTS dan mendorong transformasi riset menjadi solusi nyata.
Kegiatan ini juga menghadirkan Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi, dan Kemitraan, yang menjelaskan peran strategis UMA dalam memetakan potensi hilirisasi riset dari sivitas akademika di Sumatera Utara serta skema pengumpulan data hilirisasi, peluang matching fund, serta pentingnya dokumentasi HKI dan komersialisasi produk inovatif.
Acara dilanjutkan dengan paparan materi oleh Dr. Sayuti Rahman, S.T., M.Kom., Kepala Pusat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Publikasi Internasional (P3MPI) UMA, yang memaparkan skema hilirisasi, sistem pendataan inovasi, serta capaian riset yang telah masuk tahap komersialisasi.
Dipandu oleh Zarina Alfandari, S.Psi. sebagai pembawa acara, kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, terdiri dari pimpinan PTS, dosen peneliti, serta pengelola lembaga riset dari berbagai kampus di Sumatera Utara.
Sebagai hasil dari kegiatan ini, sebanyak 18 entri riset dan inovasi dari berbagai PTS di Sumut berhasil direkapitulasi, mencakup bidang teknik, pangan, dan pengolahan lingkungan. Beberapa inovasi unggulan yang ditampilkan antara lain:
1. Prototipe mesin uji impak Charpy dari UMA Teknik Mesin;
2. Superkapasitor ramah lingkungan berbasis nano karbon dari kentang;
3. Produk mie bebas gluten dari kacang hijau dan keladi hutan;
4. Media tanam jamur tiram dari serbuk pelepah sawit;
5. Sistem kecerdasan buatan untuk deteksi burnout karyawan start-up.

Rektor UMA dalam sambutannya menyampaikan, “Kami menyadari pentingnya tidak hanya menghasilkan riset yang terpublikasi, tetapi juga riset yang berdampak. UMA siap menjadi pusat koordinasi dan kolaborasi antar-PTS dalam bidang pangan dan teknik untuk memastikan hasil riset benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.”
Kegiatan ditutup dengan ajakan kepada seluruh PTS untuk mengisi formulir pendataan inovasi melalui tautan resmi, serta komitmen untuk membentuk jejaring kolaboratif dalam menghadapi tantangan hilirisasi riset nasional. Dokumentasi hasil kegiatan ini akan dirangkum dalam laporan resmi yang disampaikan kepada LLDIKTI Wilayah I dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
